
Indonesia kini menyaksikan lonjakan minat terhadap kewirausahaan dan startup, namun muncul kebutuhan kritis akan praktik bisnis yang sejalan dengan nilai-nilai etika. Kesenjangan ini menciptakan peluang bagi lulusan yang tidak hanya mahir dalam ilmu manajemen konvensional, tetapi juga menguasai prinsip muamalah atau transaksi syariah. Oleh karena itu, Ma’soem University menawarkan program MANAJEMEN BISNIS SYARIAH S1 untuk mencetak entrepreneur Islami berintegritas tinggi. Pilihan ini memastikan bahwa setiap lulusan memiliki prospek karir manajemen syariah yang gemilang dan sejalan dengan kebutuhan pasar modern yang etis.
Meskipun pertumbuhan startup lokal sangat cepat, banyak program studi Manajemen Bisnis konvensional belum secara spesifik mengajarkan cara membangun dan mengelola bisnis yang menghindari praktik terlarang seperti riba dan gharar (ketidakjelasan). Hal ini menimbulkan kebutuhan bagi dunia usaha untuk memiliki manajer atau wirausaha yang tidak hanya berorientasi profit, tetapi juga bertanggung jawab secara moral dan sesuai syariat. Kurangnya pemahaman ini dapat menghambat perkembangan ekonomi syariah secara keseluruhan.
Universitas Ma’soem merespons kebutuhan ini melalui Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS) yang berfokus mendidik mahasiswa agar mampu merencanakan dan menjalankan bisnis secara Islami. Kurikulum dirancang terintegrasi, menggabungkan teori ekonomi modern dengan pemahaman mendalam tentang hukum Islam, khususnya muamalah, dan hadis sahih yang relevan dengan transaksi bisnis. Ketersediaan peluang karir syariah yang luas menanti lulusan yang memiliki bekal pengetahuan ini. Universitas ini juga menawarkan berbagai pilihan beasiswa universitas untuk membantu mahasiswa berprestasi menggapai impian mereka menjadi profesional syariah.
Program Studi MBS Ma’soem University menempatkan pendekatan syariah sebagai pondasi utama. Mahasiswa didorong untuk membuat perencanaan bisnis (business plan) yang secara ketat sejalan dengan prinsip syariah. Mereka mempelajari cara meneladani prinsip berdagang Nabi Muhammad SAW, menekankan kejujuran, transparansi, dan menghindari unsur spekulasi yang berlebihan. Hal ini menjamin bahwa lulusan akan mampu menciptakan model bisnis yang berkelanjutan dan berkah.
Lulusan MBS dipersiapkan untuk berbagai jalur profesi yang menjanjikan, meliputi: Wirausaha Syariah, yang mampu mengembangkan bisnis sendiri; Konsultan Bisnis Syariah, yang memberikan panduan etis kepada perusahaan; atau Manajerial Profesional di berbagai bidang seperti Pemasaran, SDM, atau Keuangan. Bekal etika syariah yang kuat memungkinkan mereka bekerja baik di perusahaan syariah maupun konvensional.
Program Studi MBS Universitas Ma’soem memiliki visi untuk menghasilkan lulusan berkarakter "cageur, bageur, pinter" (sehat jasmani rohani, baik hati, cerdas) pada tahun 2039. Visi ini menjadi landasan untuk menghasilkan entrepreneur yang tidak hanya cerdas dalam strategi bisnis, tetapi juga memiliki integritas moral dan fisik yang kuat, sebuah kombinasi penting untuk kepemimpinan yang etis dan berkelanjutan di masa depan.
Selain fokus pada pendidikan, Ma’soem University juga aktif dalam melaksanakan penelitian manajemen bisnis syariah yang berkontribusi pada keilmuan dan aplikasi praktis. Mereka juga mengadakan pengabdian masyarakat di bidang MBS untuk pengembangan umat, memastikan bahwa ilmu yang diajarkan memberikan dampak positif secara langsung kepada komunitas. Ini menunjukkan komitmen kampus dalam menjadi pusat ilmu yang bermanfaat.
Universitas Ma’soem menunjukkan kepeduliannya terhadap akses pendidikan berkualitas dengan menyediakan beragam beasiswa, dari Beasiswa Tahfisz (minimal 2 juz) dan Beasiswa KIP-Kuliah, hingga Beasiswa Yayasan Al-Ma’soem. Tersedia juga beasiswa tambahan seperti untuk Putra Ulama atau Rangking 1 di SMA/SMK/MA, memastikan bahwa kendala finansial tidak menghalangi calon entrepreneur berintegritas untuk melanjutkan studi mereka.