RajaBacklink

Pentingnya Memilih Rehabilitasi Narkoba Terbaik untuk Penyembuhan Cepat Pasien Ketergantungan Napza & Bipolar

12 Des 2021  |  453x | Ditulis oleh : Admin
Ashefa Griya Pusaka

Ancaman bahaya narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lain (NAPZA) di indonesia masih menjadi hal yang wajib kita waspadai. Karena obat-obatan terlarang ini memang begitu sangat merusak, terutama bisa membahayakan generasi muda penerus bangsa. Pada saat ini saja peredaran napza seakan sangat mudah, padahal sudah ada peraturan yang melarang bahkan hukuman penjara jika sampai ada yang mengonsumsi atau pun mengedarkan nya.

Sangat miris memang ketika kita mendengar masih banyak yang menggunakan bahkan mengedarkan barang haram ini. Jika sampai ada kerabat atau keluarga yang ketergantungan napza, maka sebaiknya segera carikan tempat Rehabitasi Narkoba terbaik. Karena jika tidak segera di rehabilitasi, pengaruh narkoba dan sejenis nya akan semakin kuat. Banyak dari mereka yang telat menjalani rehabilitasi, sampai mengalami over dosis yang menyebabkan hilang nya nyawa mereka.

Tentu saja hal seperti itu tidak kita inginkan terjadi kepada kerabat maupun keluarga kita. Memang selain rehabilitasi narkoba sebagai solusi penyembuhan, ada baiknya kita menjaga diri dan menjauhi napza. Karena mencegah tetap lebih baik dari pada harus mengobati. Mengetahui gejala akibat narkoba dan sejenis nya juga sangat penting bagi kita, agar kita bisa semakin waspada dengan penyebaran napza di sekitar kita.

Tapi tahukah anda, ternyata ada juga penyakit yang gejalanya mirip dengan pasien dengan ketergantungan obat-obatan terlarang? Nama penyakit tersebut yaitu Biopolar, yang penanganan nya pun bisa dengan rawat inap di tempat rehabilitasi narkoba.

Sebenarnya Apa Itu Biopolar ?

Bipolar merupakan penyakit kompleks yang dapat berasal dari beberapa faktor. Baik itu non-genetik hingga faktor genetik. Apabila seseorang mengalami gangguan ini, maka kemungkinan mereka juga memiliki gangguan dalam berpikir. Sama seperti hal nya akibat dari mengonsumsi narkoba, bipolar juga bisa mempunyai gangguan dalam fungsi sosial. Tidak jarang juga beberapa orang menyebut istilah bipolar sebagai gangguan mental.

Tidak ada yang mengetahui secara pasti apa penyebab mengenai gangguan bipolar ini. Akan tetapi, gangguan bipolar biasanya dapat melibatkan disregulasi fungsi otak. Terkadang bahkan terjadi akibat adanya komponen genetik dari keluarganya sendiri.

Gangguan bipolar ini sendiri cenderung memiliki tingkat kekambuhan tinggi. Terlebih, apabila anda tidak segera mengobatinya dengan membawa nya ke tempat rehabilitasi. Bahkan ketika mereka memiliki gejala berat umumnya membutuhkan rawat inap agar terhindar dari berbagai resiko buruk yang bisa terjadi kapan saja.

Gejala bipolar yang umum nya terjadi biasanya merasakan kelelahan, sulit berkonsentrasi, nafsu makan berkurang, atau makan berlebihan. Tidak hanya itu, mereka juga mengalami penurunan berat badan, energi yang menurun, memiliki perasaan bersalah, tidak berdaya, tidak berharga, pesimis, hingga selalu merasa putus saja. Mereka juga mulai kehilangan minat terhadap kesenangan-kesenangan lain termasuk untuk menjalankan hobi mereka sendiri.

Perlunya penanganan khusus kepada mereka penderita bipolar agar tidak menggangu lingkungan sekitar. Atau bisa juga membahayakan diri mereka sendiri, karena kebanyakan penderita bipolar sering ingin melakukan percobaan bunuh diri.

Disinilah peran penting rehabilitasi narkoba sebagai tempat penyembuhan bagi mereka yang sudah ketergantungan akan napza dan juga bagi mereka penderita bipolar. Agar proses penyembuhan lebih maksimal sebaiknya anda membawa kerabat atau keluarga anda ke tempat rehabilitasi narkoba terbaik Ashefa Griya Pusaka.

Berita Terkait
Baca Juga: